Pemkot Denpasar laksanakan “Bakti Penganyar” Pura Agung Besakih

Denpasar (ANTARA) – Pemkot Denpasar, Bali bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Sabtu, melaksanakan “Bhakti Penganyar” di Pura Agung Besakih bertepatan dengan Budha Manis Prangbakat.

Sejak pagi hari umat Hindu dari berbagai daerah di Bali turut hadir melaksanakan “Bhakti Penganyar” di Pura Agung Besakih. Turut berbaur dengan masyarakat, Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama pimpinan OPD serta pemedek lainnya bersembahyang di pura terbesar di Bali.

Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dalam kesempatan tersebut turut “ngayah megambel” bersama Sekaa Gong Banjar Ujung Kesiman diiringi oleh penari Rejang dan Sekaa Topeng dari Banjar Ujung Kesiman. “Bhakti Penganyar” diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Ngurah Telaga dari Griya Telaga Tegal Denpasar.

Rangkaian upacara Panca Wali Krama Pura Agung Besakih Tahun 2019 dimulai pada 22 Januari 2019 dengan ngatur piuning, lalu Jumat (1/2) nunas tirta panglukatan dan pamarisudha, Rabu (6 /2) Nuasen Karya, Jumat (15/2) Nyukat Genah, Rabu (27/2) Nuwur Tirta,Selasa (5/3) Mapepada Tawur Panca Wali Krama, dan Puncak Karya Tawur Agung Panca Wali Krama dilaksanakan pada Rabu, 6 Maret 2019.

Wakil Wali Kota Denpasar Jaya Negara didampingi Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Raka Purwantara mengatakan bahwa “Bhakti Penganyar” ini merupakan wujud bakti umat ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa).

Semoga pelaksanaan “yadnya” ini dapat dimanfaatkan seluruh umat Hindu sebagai ajang “mulatsarira” serta meningkatkan “sradha dan bhakti” umat dalam hal ini Pemerintah Kota Denpasar dalam menjalankan swadharma pembangunan daerah.

“Rasa persatuan (menyama braya) umat Hindu harus kita pupuk, sehingga yadnya sebagai wujud syukur dapat terus kita laksanakan guna meningkatkan sradha dan bhakti umat sesuai dengan swadarma menuju keseimbangan alam semesta, serta dapat memancarkan energi Dharma yang dapat memberikan hal positif bagi jagat Bali untuk membersihkan menetralisir hal-hal negatif yang tidak diinginkan demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya,” kata Jaya Negara.

Baca juga: Gubernur Bali hadiri puncak “Panca Wali Krama”
Baca juga: Ribuan Umat Hindu ikuti proses Melasti Pura Besakih
Baca juga: Ratusan umat Hindu ikuti Mepepada di Besakih

 

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019