Indonesia tampilkan seni tradisional di kampus Hongaria

London, (ANTARA) – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Budapest dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hongaria menampilkan seni budaya tradisional Indonesia di Festival Budaya di Universitas Sopron di Kota Sopron dan Universitas Teknologi dan Ekonomi Budapest di Kota Budapest.

Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya di KBRI Budapest, Titania Arimbi, kepada Antara London, Jumat, mengatakan, kegiatan itu dibungkus dalam program Indonesia Goes To Campus.

Seni budaya yang ditampilkan adalah pertunjukan angklung interaktif di Sopron dan Tarian Saman di Budapest.

“Kami bersama PPI memang lagi gencar-gencarnya mempromosikan Budaya Indonesia yang kaya dan beragam kepada para mahasiswa Internasional di Hongaria,” ujar Titania Arimbi.

Diharapkannya, minat untuk mempelajari budaya Indonesia tumbuh di kalangan muda Hongaria yang nantinya akan membuat mereka menjadi Indonesianis.

Tidak berhenti di situ, KBRI Budapest juga akan membuka kursus tari Indonesia bagi pelajar asing yang ingin belajar mengenai tarian Indonesia.

Melengkapi promosi Budaya, PPI Hongaria dan KBRI Budapest juga turut mempromosikan produk mi instan unggulan Indonesia yaitu Indomie kepada para pelajar.

KBRI dan PPI membagi sampel Indomie gratis dan membagikan Indomie matang kepada para pengunjung. Produk Indomie telah tersedia di supermarket di sekitar Hongaria mulai Februari 2019.

Ketua PPI Hongaria, Muhammad Putra Hutama, mengatakan para pelajar Indonesia di Hungaria selalu mendukung produk Indonesia di Hongaria.

“Walaupun dalam skala kecil, PPI Hongaria gembira bisa membantu produk Indonesia sukses di Hongaria,” ujarnya.

Dikatakannya Indomie sangat diminati para pengunjung yang datang di kedua acara baik di Universitas Sopron maupun Univeristas Teknologi dan Ekonomi Budapest.

Ia mengharapkan dengan pengenalan produk mi tersebut dapat turut meningkatkan kepedulian terhadap produk Indonesia. 

Baca juga: Gamelan mengalun di pinggir Danau Balaton Hongaria
Baca juga: PPI Hongaria juara di kontes ASEAN Voice Budapest

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019