Dua Kartunis Pekanbaru pamerkan 102 karya satire Pemilu

Pekanbaru (ANTARA) – Dua kartunis dari Sindikat Kartunis Riau (SiKari) menggelar pameran kartun bertajuk “Pameran Kartun 0102” di Anjungan Kampar, kompleks Bandar Seni Raja Ali Haji, Kota Pekanbaru.

“Ada 102 kartun yang dipamerkan bertema satire terkait Pemilu dan Pilpres 2019,” kata salah satu seniman kartun, Eko “Fakartun” Faizin kepada Antara di Pekanbaru, Senin.

Berdasarkan pengamatan, kedua seniman mengangkat tema mengkritik atau satire seputar Pemilu 2019. Beberapa karya Furqon mengangkat ide maraknya berita hoaks terkait Pilpres dan juga kritik kepada petahana.

Sedangkan, Eko mengangkat ide dari ramainya warganet yang kerap “berkelahi” di jagad maya untuk membela jagonya di Pilpres. Ia juga mengangkat budaya pop generasi milenial yang sedang tren, seperti mengadopsi film Dilan untuk kartun yang memparodikan Joko Widodo dan Prabowo terlihat mesra berboncengan naik motor seperti Dilan dan Milea.

Eko mengatakan pameran kartun tersebut digelar selama sepekan, mulai 6 April sampai 13 April 2019.

Furqon berpartisipasi dengan memajang 70 buah karya dan Eko sebanyak 32 buah.

“Perbedaan karya adalah dalam prosesnya Furqon benar-benar karya asli dibuat dengan tangan, sedangkan saya pewarnaan secara digital dan dicetak,” katanya.

Mengenai tema pameran, Furqon menjelaskan tema terkait pemilihan umum tentang Pemilu mulai dari Pemilihan Presiden (Pilpres) hingga Pemilu Legislatif. Pemilihan angka 0102 bermakna juga nomor pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan dipilih rakyat Indonesia pada 17 April 2019 mendatang.

Selain itu, angka 01 dalam tema bisa berarti sebuah pameran kartun, sedangkan angka dua bermakna dua kartunis Riau yang bekerja sama dalam menyelenggarakan pameran yang digelar secara swadaya ini.

“Angka 102 itu jumlah kartun yang dipamerkan,” katanya.

Pewarta: FB Anggoro
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019